Dua Pintu Pelimpahan Air PLTA Masih Dibuka
Manajemen PLTA Kota Panjang masih membuka dua pintu pelimpahan setinggi 50 sentimeter sampai Rabu (7/1/2026). (PLTA Koto Panjang)
Riau Analisa.com-KAMPAR – Terkait masih tingginya permukaan air waduk atau elevasinya maka dua pintu pelimpahan air waduk masih dibuka oleh manajemen PLTA Koto Panjang. Terpantau pada pada Rabu (7/1/2026) pukul 19.00 WIB tercatat elevasi berada di angka 80,22 meter di atas permukaan laut (mdpl). Karena masih berada di atas batas normal, pengelola waduk tetap membuka dua pintu pelimpahan (spillway) setinggi 50 centimeter.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa pada pukul 19.00 WIB debit air yang keluar melalui turbin (outflow turbine) tercatat sebesar 329,78 meter kubik per detik (m³/s). Sementara itu, outflow melalui spillway sebesar 137,6 m³/s, dengan inflow waduk mencapai 159,81 m³/s.
Sebelumnya, pada pukul 13.00 WIB di hari yang sama, elevasi waduk berada di angka 80,28 mdpl. Outflow turbin tercatat sebesar 330,94 m³/s, outflow spillway tetap 137,6 m³/s, serta inflow waduk sebesar 160,97 m³/s. Total outflow pada waktu tersebut mencapai 468,54 m³/s.
Sementara itu, pada Selasa (6/1/2026) hingga pukul 19.00 WIB, elevasi waduk tercatat lebih tinggi, yakni 80,42 mdpl. Pada waktu tersebut, outflow turbin mencapai 339,27 m³/s dan outflow spillway sebesar 137,60 m³/s. Inflow waduk tercatat 169,30 m³/s, sehingga total outflow mencapai 476,87 m³/s.
Adapun pada pukul 13.00 WIB di hari yang sama, elevasi waduk berada di angka 80,48 mdpl. Outflow turbin tercatat 341,25 m³/s, outflow spillway 140,66 m³/s, dan inflow waduk mencapai 174,34 m³/s. Total outflow saat itu sebesar 481,91 m³/s.
Pada pagi hari, pukul 07.00 WIB, elevasi waduk sempat berada di level tertinggi, yakni 80,54 mdpl. Outflow turbin tercatat 328,40 m³/s, outflow spillway 140,66 m³/s, serta inflow waduk 161,49 m³/s. Total outflow pada waktu tersebut mencapai 469,06 m³/s.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa kondisi Sungai Subayang, Sungai Kampar, dan Sungai Tapung hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Belum ada laporan banjir yang melanda desa-desa di sepanjang aliran ketiga sungai tersebut.
Adi Candra juga mengimbau kepada para camat dan kepala desa agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi banjir di wilayah masing-masing. (ran










