Inovasi Kasi Angkutan Siak Terangi 50 KK di Siak
Tim dari Dishub Siak melakukan pemasangan panel surya di Masjid Al-Muhajirin, Dusun Cempedak, Desa Kerinci Kanan, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, beberapa waktu lalu. (istimewa)
Riau Analisa.com-SIAK-Desa itu terletak dari jalan lintas sekitar 10 sampai 15 kilometer. Namun sampai saat ini dusun itu belum juga dialiri listrik. Padahal ada 50 kepala keluarga (KK) di Dusun Cempedak, Desa Kerinci Kanan, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Desa itu, merupakan desa tua, bukan desa transmigrasi.
Upaya sudah dilakukan, namun belum juga membuahkan hasil. Bahkan tiang listrik sampai kini belum ada. Kepala Desa Kerinci Kanan Waliman mengatakan hal tersebut. “Sudah 80 tahun Indonesia merdeka, dan Kabupaten Siak berusia 26 tahun, namun warga Dusun Cempedak belum merdeka dari listrik. Bagi kami, kemerdekaan sejati, masyarakat terbebas dari kegelapan atau dengan kata lain, listrik menerangi setiap rumah warga,” kata Waliman, Rabu (14/1/2026) petang.
Dapat dibayangkan, sudahlah saat malam gulita, karena tak ada penerangan listrik, akses jalan menuju ke dusun itu juga rusak. Hal itu tentu saja berdampak pada sosial dan perekonomian warga di sana, karena untuk mengeluarkan hasil bumi memerlukan biaya ekstra.
“Kita bicara kesejahteraan, namun di sini, masih ada dusun yang belum menikmati listrik,” katanya.
Secara swadaya, dengan mesin diesel warga menerangi masjid dusun bernama Masjid Al-Muhajirin. Tujuannya agar panggilan azan dapat didengar warga dan air mengalir saat warga berwudu. “Hal itu juga memerlukan biaya, terutama minyak agar diesel bisa menyala,” terangnya.
Alhamdulillah, akhir tahun lalu, atau Desember 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, melalui Kasi Angkutan Januwira, membawa temannya dari salah satu vendor, memasang panel surya di masjid.
“Panel surya yang dipasang lebih menghemat anggaran warga, dan masjid menjadi terang benderang,” ucap Waliman. Dengan benderangnya masjid, dan nyaringnya suara azan, semangat anak anak mengaji pun semakin terlihat.
“Saat ini kami memikirkan bagaimana jika rumah warga menggunakan inovasi panel surya,” kata Waliman. Dikonfirmasi kepada Kasi Angkutan Dishub Siak Januwira, S.SiT, MT, hal itu tentu saja memungkinkan. Dia akan koordinasi dengan vendor yang merupakan mitranya.
“Saya prihatin akan anak anak dan pelajar di dusun itu. Dusun itu memang mesti dialiri listrik, agar tidak menjadi dusun tertinggal,” kata Januwira. Inovasi ini untuk warga yang belum menikmati aliran listrik sampai kini. Januwira akan mengupayakan harapan itu segera terealisasi.
Kadis Perhubungan Junaidi SE MM mengapresiasi inovasi Kasi Angkutan Januwira. Dia memberikan dukungan penuh karena apa yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.
“Kami adalah pelayan, kami terus memikirkan bagaimana masyarakat dimudahkan atas pelayanan kami,” kata Kadishub Junaidi. (ran)










