Diduga Terlilit Utang, Bapak Satu Anak Gantung Diri
Petugas melakukan evakuasi di tempat kejadian perkara. (klikmx)
Riau Analisa.com-PANGKALANKERINCI – Diduga terlilit utang dan frustasi seorang pria BS (30) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Hal itu membuat warga Jalan Cempaka, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, heboh, Kamis (15/1/2026). BS (30) ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumahnya oleh istrinya RY (24) yang baru bangun tidur.
Walau korban sempat mendapat pertolongan dan bergegas diturunkan dari tali gantungan. Tapi sudah tidak bernyawa dengan kondisi lidah keluar dan tubuh sudah kaku. Sementara kejadian itu berawal saat RY istri korban bangun dari tidur pagi, menemukan suaminya tidak ada di tempat tidur. Kemudian, ia mencari keberadaan suaminya tapi tidak ditemukan.
Hingga ia keluar rumah, dan menanyakan keberadaan korban kepada Dw (70) yang merupakan sang ayah yang juga tinggal serumah. Namun orang tuanya juga tidak mengetahui keberadaan korban. Selanjutnya sang istri kembali memeriksa ke dalam rumah, termasuk memeriksa salah satu kamar yang sudah lama tidak ditempati tersebut.
Tapi saat pintu kamar itu dibuka kondisi gelap. Ketika lampu dinyalakan, alangkah kagetnya, melihat tubuh suaminya tergantung. Sontak korban langsung berteriak meminta tolong kepada orang tuanya.
Mendegar teriakan itu, orang tua korban, Dw dan anggota keluarganya yang lain segera datang. Selanjutnya istri korban mengambil gunting dan memotong tali gantungan untuk menurunkan tubuh suaminya.
Personel gabungan Polres Pelalawan yang mendapat laporan via colt center 110, ada penemuan mayat segera turun ke lokasi kejadian. Unit Inafis Satreskrim Polres Pelalawan segera melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Diketahui bahwa kamar tempat korban ditemukan memang jarang digunakan, sedangkan korban sehari-hari tidur di ruang tengah rumah bersama istri dan anaknya. Sedangkan korban mengakhir hidup diduga faktor ekonomi setelah terlilit utang.
Dari keterangan pihak keluarga, korban tinggal serumah bersama anak dan istrinya, serta ayah kandung korban. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kasi Humas AKP Thomas Bernandes Siahaan SSos, membenarkan adanya penemuan mayat gantung diri tersebut.
"Dari hasil visum dokter jenazah korban tidak ada ditemukan kejanggalan atas kematian serta tidak ada tanda kekerasan yang ditemui pada tubuh korban. Maka pihak keluarga memutuskan tidak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban," ujar Kasi Humas, Kamis (15/1/2026).
Selanjutnya usai divisum jenazah bapak anak satu itu dijemput pihak keluarga untuk dikebumikan di pemakaman umum Pangkalan Kerinci.(ran)










