Giliran Sekdaprov dan Kabag Protokol Dibawa KPK

Riau Selasa, 11 November 2025 - 08:09 WIB
Giliran Sekdaprov dan Kabag Protokol Dibawa KPK

Sekdaprov (kemeja putih) Syahrial Abdi masuk mobil iring-iringan KPK saat meninggalkan kantor Gubri. (klikmx)

Riau Analisa.com- PEKANBARU – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK terus melakukan pengembangan kasus. Suasana Kantor Gubernur Riau mendadak tegang pada Senin (10/11/2025), saat tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan yang berlangsung hampir lima jam, sejak pukul 11.30 hingga 16.30 WIB.

Pantauan di lokasi, sejumlah penyidik terlihat keluar dari area kantor dengan membawa dua koper besar, satu koper kecil, serta satu kardus merek air mineral. Beberapa saat kemudian, Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Riau, Raja Faisal Febnaldi, tampak digiring menuju salah satu kendaraan KPK. Ia terlihat mengenakan kemeja abu-abu, celana hitam, dan tas selempang.

Tak lama berselang, iring-iringan tujuh mobil dinas keluar dari kompleks kantor gubernur, disusul satu unit kendaraan tim Gegana yang turut mengawal.  Tiba di depan masjid kantor Gubernur Riau, konvoi sempat berhenti sejenak. Di sana, terlihat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, telah menunggu. 

Syahrial yang mengenakan kemeja putih kemudian masuk ke dalam mobil KPK, dan rombongan segera meninggalkan lokasi. Sebelumnya, tim KPK juga sempat memeriksa dua kendaraan dinas di halaman kantor. Mobil dinas Plt Gubernur Riau SF Hariyanto diperiksa lebih dulu, diikuti mobil dinas Sekdaprov Syahrial Abdi. 

Pada pemeriksaan kendaraan Syahrial, enam penyidik tampak bekerja secara simultan, mengeluarkan sejumlah dokumen dan berkas tebal yang kemudian dibawa menggunakan tas besar.

Seluruh proses penggeledahan berlangsung tanpa ada pernyataan resmi dari tim KPK di lapangan. Hingga malam hari, lembaga antirasuah itu belum memberikan keterangan terkait keterlibatan para pejabat maupun dokumen yang disita.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto buka suara terkait kehadiran penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja Gubernur Riau dan pemeriksaan sejumlah dokumen di mobil dinasnya, Senin (10/11/2025).

Menurut SF Hariyanto, kehadiran tim KPK bukan untuk melakukan penggeledahan, melainkan meminta sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

“Penggeledahan, tak ada penggeledahan," kata SF Haryanto.

“KPK datang ke sini untuk meminta data-data pelengkap terkait kasus OTT. Kita sebagai tuan rumah tentu menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari KPK. Wajar saja mereka masuk dan menanyakan beberapa hal,” ujar SF Hariyanto kepada wartawan.

Meski demikian, SF Hariyanto mengaku belum mengetahui secara pasti soal dokumen yang dibawa petugas KPK dari mobil dinasnya.  Ia menegaskan, saat penggeledahan dilakukan, dirinya sedang berada di ruangan lain ngobrol bersama tim penyidik KPK.

“Kalau soal dokumen saya belum tahu. Mengenai dokumen itu nanti Pak Sekda yang menandatangani, karena beliau yang masih di tempat,” jelasnya.(abd)




Mutiara Merdeka Wedding Package Calendula
Mutiara Merdeka Wedding Package Garden
Mutiara Merdeka Wedding Package Daisy
Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.