Aktivis Lingkungan Kampanye Lestarikan Alam Riau

Riau Senin, 29 Desember 2025 - 05:52 WIB
Aktivis Lingkungan Kampanye Lestarikan Alam Riau

Aksi aktivis lingkungan di kegiatan Car Free Day, Ahad (28/12/2025). (klikmx)

Riau Analisa.com-PEKANBARU-Dalam upaya mewujudkan penetapan Hari Ekosistem Riau pada 23 Februari mendatang, sejumlah aktivis lingkungan menggelar kampanye menyuarakan kepedulian terhadap kelestarian alam di Riau. 

Di sela-sela itu, para aktivitis lingkungan mengajak masyarakat membubuhkan tanda tangan di area Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (28/12/2025).

Melalui kegiatan ini, aktivis berharap pemerintah daerah dapat merespons aspirasi publik yang disuarakan masyarakat dan mendorong agar Hari Ekosistem Riau ditetapkan secara resmi, serta menjadi agenda tahunan guna memperkuat arah pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan ekologis di Riau.

Pada bagian atas spanduk putih yang diikatkan di pagar Kantor Gubernur Riau tertulis ajakan dukungan penetapan tanggal 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau. Keberadaan spanduk itu memancing perhatian pengunjung CFD untuk membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan.

Di bagian depan, tepat di batas jalan dan zebra cross, berdiri dua banner. Banner pertama berisi ajakan, “Ayo tetapkan Hari Ekosistem Riau''. Sementara banner di sampingnya bertuliskan, “Riau Bergerak, deklarasikan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau.”

Di dekat spanduk dan banner tersebut berdiri Angga Udela, aktivis lingkungan, yang menyuarakan pesan-pesan edukatif mengenai pentingnya menjaga hutan, lahan gambut, sungai, serta ekosistem lainnya yang menjadi penyangga kehidupan di Provinsi Riau.

“Penetapan Hari Ekosistem Riau diperlukan sebagai pengingat kolektif atas berbagai persoalan lingkungan yang masih dihadapi daerah ini,” kata Angga.

Menurutnya, peringatan khusus tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga alam.

“Kerusakan lingkungan seperti kabut asap dan banjir masih kerap dirasakan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan satu hari khusus agar kesadaran menjaga ekosistem terus terpelihara,” ujarnya.

Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga datang dari kalangan pelajar. Ketua Forum OSIS Pekanbaru, Alvino, menilai Hari Ekosistem Riau dapat menjadi ruang edukasi yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu lingkungan.

“Kesadaran lingkungan harus dibangun sejak dini. Dengan adanya Hari Ekosistem Riau, sekolah memiliki momentum untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam,” kata Alvino.

Sejumlah warga yang hadir di CFD Pekanbaru turut menyampaikan apresiasi. Rina (34) mengaku mendukung langkah para aktivis karena dampak kerusakan lingkungan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita sering merasakan kabut asap dan banjir. Adanya Hari Ekosistem Riau bisa menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih serius menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad (42) menilai penetapan hari khusus akan memperkuat kepedulian lintas generasi terhadap kelestarian alam Riau.

“Kalau ada hari khusus, masyarakat dan anak-anak jadi lebih ingat pentingnya menjaga alam. Ini langkah baik untuk masa depan Riau,” ujarnya.(ran)

 




Duka cita pemkab rohul

Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.