Tangsi Belanda di Siak Roboh, Belasan Pengunjung Terluka

Daerah Senin, 02 Februari 2026 - 13:13 WIB
Tangsi Belanda di Siak Roboh, Belasan Pengunjung Terluka

Sejumlah murid-murid SD yang sedang berkunjung ke objek wisata Tangsi Belanda di Siak dilarikan ke RSUD Tengku Rafian (klikmx)

Riau Analisa.com- SIAK – Sebuah insiden tak terduga terjadi dikawasan objek wisata Tangsi Belanda di Kabupaten Siak. Belasan murid sekolah dasar (SD) IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, mengalami luka luka saat bangunan itu rubuh dan menimpa mereka yang sedang melaksanakan studi tour didalamnya, Sabtu (31/1/2026).

Penyebab para murid maupun guru tersebut mengalami terluka karena bangunan lantai dua Tangsi Belanda Siak roboh diduga over kapasitas. Ditambah lagi usia kayu atau papan telah dimakan oleh rayap dan kurangnya perawatan dari Pemerintah Daerah dalam menjaga cagar budaya peninggalan Belanda yang ada di Kabupaten Siak itu.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Ka Subsi Penmas Humas Polres Siak, Aipda Jimmy Yuliadi SH membenarkan kejadian tersebut. Rombongan merupakan studi tour dari SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Kecamatan Lubuk Dalam. Dalam rombongan terdiri dari kelas V dan kelas VI berjumlah 55 murid dan 13 orang majelis guru. Kejadian berawal pada pukul 08.35 WIB, rombongan studi tour dari SD IT Baitul Ridho tiba di Tangsi Belanda.

Sesampainya di Tangsi Belanda, rombongan studi tour dari SD IT Baitul Ridho dipandu oleh gaet Tangsi Belanda atas nama Safrizal untuk berkeliling di komplek Tangsi Belanda.

Setibanya di lantai dua bangunan Tangsi Belanda, rombongan memasuki salah satu ruangan di lantai dua. Dikarenakan over kapasitas lantai bangunan yang terbuat dari papan mengalami runtuh dan mengakibatkan rombongan jatuh ke lantai dasar sekitar empat meter atau lebih.

"Sembilan murid mengalami luka-luka di bagian kepala, tangan, kening, pinggang serta satu orang guru mengalami luka ringan," jelas Jimmy wartawan.

Semua korban, lanjut Jimmy, dilarikan ke RSUD Tengku Rafi'an untuk diberi pertolongan. "Semua korban atau murid yang terluka sudah ditangani baik oleh pihak RSUD Siak. Untuk sementara komplek Cagar Budaya Tangsi Belanda ditutup," ujarnya.(ran)




Duka cita pemkab rohul

Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.