Drainase Tak Berfungsi, Jalan Sigunggung Rusak Parah
Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Dharma Bakti atau Jalan Sigunggung, Kecamatan Payung Sekaki yang mengalami kerusakan cukup parah, Rabu (9/4/2025). (EVAN GUNANZAR/RP)
Riau Analisa.com-PEKANBARU-Diduga dranise jalan tak berfungsim kondisi ruas Jalan Dharma Bakti atau yang dikenal Jalan Sigunggung di Kecamatan Payung Sekaki rusak parah. Jika melewati Jalan Dharma Bakti dari simpang Jalan Soekarno Hatta, lubang-lubang cukup dalam mulai terlihat di depan SPBU. Lanjut ke ruas jalan depan dua toko retail modern.
Di sini, titik terparah kerusakan jalan. Jalan yang sebelumnya sudah diperbaiki dan diaspal mulus, kini sudah berlubang dalam dan lebar. Aspal jalan mengelupas, dan menyisakan bebatuan yang sulit dilintasi oleh pengendara motor dan mobil.
Menurut warga sekitar, kerusakan yang sudah berlangsung selama setahun lebih. Dimulai dari satu lubang, dan berlanjut ke lubang-lubang berikutnya hingga lubang-lubang tersebut terhubung membentuk lubang besar yang dalam.
Warga menilai, jalan yang kembali rusak ini diakibatkan saluran drainase yang tidak terhubung satu dengan yang lainnya sehingga saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat, air tidak mengalir dan menggenangi ruas jalan.
”Saluran drainase yang ada tidak mengalir ke parit besar atau anak sungai. Sehingga air menumpuk di badan jalan dan jalan jadi cepat rusak. Karena drainase tidak lancar, air menggenang saja di sini dan sekitarnya,” ujar seorang warga Berry Sagala (39), Rabu (9/4).
Ia mengaku, pemerintah telah melakukan perbaikan jalan tahun lalu. Termasuk membuat sebagian saluran drainase di lokasi jalan yang rusak parah.
”Namun drainase tetap tidak terhubung dengan parit besar yang ada. Genangan air mulai dari 5 cm hingga selutut orang dewasa dan surutnya cukup lama,” katanya sambil menambahkan Jalan Dharma Bakti menjadi jalan alternatif yang menghubungkan dua ruas jalan protokol yaitu Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Siak II Kecamatan Payung Sekaki.
Tak hanya membuat masyarakat sekitar resah. Keberadaan genangan banjir dan badan jalan yang rusak parah juga kerap memakan korban jiwa. Di mana banyak pengendara motor yang tergelincir dan jatuh akibat ruas jalan yang rusak.
Beruntung sampai saat ini tidak ada korban nyawa, hanya sekadar luka-luka. ”Banyak yang nggak tahu kalau ada lubang dalam. apalagi kalau banjir. Ini sudah banyak yang luka parah kerena jatuh dan dibawa ke rumah sakit terdekat , jangan sampai ada korban nyawa barulah pemerintah turun tangan memperbaikinya,” jelasnya lagi.
Hal senada juga diungkapkan oleh pengendara motor Rina (34) . Menurutnya perbaikan Jalan Dharma Bakti bukan hanya sekadar badan jalannya saja yang dilakukan tetapi juga saluran drainase yang harus dipastikan terhubung satu dengan lainnya.(win)










