Dewan Pendidikan Taja Sharing Knowledge

Transformasi, Kunci Kesuksesan Sekolah Swasta

Pendidikan Rabu, 08 Januari 2025 - 16:43 WIB
Transformasi, Kunci Kesuksesan Sekolah Swasta

Dari kiri ke kanan, Moderator diskusi H Fitriady Syam SSi , Ketua Dewan Pendidikan Riau Prof Dr Junaidi, Waka MKKS SMA swasta se Riau Muhammad Nasir, Managing Director Sekolah Dharma Yudha Pekanbaru Kristian Pramu Dana Med dalam acara Sharing Knowledge Sustainable Sekolah Swasta di Ball Room Perpustakaan Universitas Lancang Kuning, Rabu (8/1/2025). (Helfizon Assyafei/Riau Analisa.com)

Riau Analisa.com-Sekolah swasta zaman ini tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua setelah sekolah negeri. Dengan melakuan transformasi atau perubahan yang tepat membuat sekolah  swasta makin dicari orang. Apalgi sekolah itu memiliki branding (citra) yang bagus, isi (kualitas) yang bagus dan karakter positif guru serta peserta didiknya.

“Berapapun harganya sekolah seperti itu akan dicari oleh orangtua murid,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Riau, Prof Dr Junaidi. Hal itu diungkapkannya dalam kegiatan "Sharing Knowledge Sustainable Sekolah Swasta" yang ditaja Dewan Pendidikan Riau bekerjasama dengan PT PER dan Jamkrida Riau di Ball Room Perpustakaan Universitas Lancang Kuning, Rabu (8/1/2025).

Hadir pada kesempatan itu Pj Gubri yang diwakili oleh kepala bidang SMK Disdik Riau, Dr Arden Semeru dan sejumlah kepala sekolah swasta yang berada di Riau. Dalam sambutannya Kabid SMK Disdik Riau, Dr Arden Semeru mengatakan bahwa Pemprov Riau juga memikirkan bagaiman sekolah swasta juga dapat murid lewat program bantuan operasional sekolah (bos) afirmasi untuk siswa yang tidak mampu.

“Saya berharap sekolah swasta yang bagus juga  bisa memberi space bagi anak tak mampu secara ekonomi untuk bersekolah disana dengan skema pembayaran Bosda Afirmasi,” ujarnya. Menurutnya sekolah swasta yang bagus itu antara lain memiliki fasilitas yang lengkap, berprestasi, punya cirikhas tersendiri misalnya menonjol dalam bidang olahraga atau seni.

Kegiatan itu diisi oleh  narasumber berkompeten dibidangnya. Mereka-selain Prof Dr Junaidi-juga tampil Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Swasta se Riau, yang juga Kepala Sekola SMA Muhammdiyah 1 Muhammad Nasir. Selain itu juga turut memberi materi Managing Director Dharma Yudah Pekanbaru, Kristian Pramu Dana Med. Acara dipandu Anggota Dewan Pendidikan Riau, H. Fitriadi Syam, S.Si

Dalam paparannya M Nasir mengatakan bahwa perubahan persepsi orangtua murid dalam memilih sekolah harus dipahami. “Sekolah swasta harus berfikir selangkah lebih maju dari sekolah negeri, mampu beradaptasi dengan teknologi dengan manajemen yang efisien dan professional,” ujarnya. Ia juga menyarangkan kepala sekolah swasta mesti riang gembira. Memberi suasana nyaman bagi peserta didik maupun sesama guru.

“Kalau rapat, kepala sekolah jangan suka dominan. Jangan top down terus tapi juga dengar usulan dari bawahan, diskusikan,” ujarnya. Ia juga menyarankan sekolah swasta mesti punya marketing yang kuat, positioning dan branding. “Jika orangtua murid puas anaknya sekolah ditempat kita maka itu membuat postioning kita jadi kuat dimasyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Managing Director Dharma Yudha Pekanbaru, Kristian Pramu Dana Med juga berbagi pengalaman. Dalam paparannya ia mengatakan sekolah swasta harus terus melakukan transformasi dan inovasi agar tidak saja bertahan tapi tumbuh dan berkembang. Poin yang harus dilakukan menurutnya manajemen harus solid. Mandiri secara finansial.

“Kemudian jangan lupa berprestasi. Maksudanya tidak harus siswa kita menang olympiade nasional maupun internasional meski itu bagus sekali tetapi minimal lulusan kitab isa diterima diuniversitas ternama dalam atau luar negeri,” ujarnya.

Kristian mengatakan dalam pengelolaan sekolah harus profsional seperti industri pada umumnya. Sumberdaya guru dan staf harus dibangung dengan sistem reward dan konsekuensi. Juga perlu program penguatan karakter pendidik sehingga mereka yang benar-benar punya passion jadi guru akan membuat siswa-siswa mendapat pengalaman belajar yang maksimal. “Dan jangan lupa media partner itu penting untuk mempublikasikan sekolah kita seperti media online dan lainnya,” ujar Kristian. Sesi tanya jawab berlangsung antusias. Peserta yang hadir menanyakan berbagai hal terkait persoalan sekolah yang mereka kelola.(fiz)




Duka cita pemkab rohul

Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.