Kuliah Umum Kode Etik Profesi Akuntan dan Manajemen
Foto bersama usai pelatihan (FEB Unri)
Riau Analisa.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB UNRI) melalui Jurusan Akuntansi sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Kode Etik Profesi Akuntan dan Manajemen Strategi yang berlangsung di Gedung PPAK FEB UNRI, Sabtu (8/1/2025)
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau (IKAFE UNRI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Riau dan PT Retail Connection Indonesia
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan praktisi akuntansi mengenai pentingnya kode etik dalam profesi akuntan serta memperdalam wawasan tentang strategi bisnis yang adaptif di era digital.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNRI, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, SE, MM yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan Akuntansi, Nanda Fito, SE, MBA, Ak, CA.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemahaman kode etik merupakan landasan utama dalam menjaga integritas profesi akuntan, sementara manajemen strategi menjadi kunci bagi pemimpin bisnis dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
"Etika dalam profesi akuntan adalah pilar utama yang menjaga kepercayaan publik terhadap laporan keuangan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Sementara itu, pemahaman strategi manajemen yang tepat akan membantu bisnis bertahan dan berkembang di tengah perubahan global yang cepat," ungkapnya.
Sesi pertama kuliah umum menghadirkan Dr. Djoneri, SE, MBA, Ak, CA, Ketua Dewan Kode Etik IAI sekaligus Ketua IKAFE UNRI. Dalam pemaparannya, ia membahas prinsip-prinsip fundamental dalam kode etik profesi akuntan, seperti integritas, objektivitas, kompetensi profesional, dan kerahasiaan.
Lebih lanjut, Dr. Djoneri juga menjelaskan tantangan yang dihadapi akuntan di era digital dan globalisasi, termasuk isu-isu terkait independensi, transparansi, dan tanggung jawab sosial. Ia mendorong mahasiswa untuk memahami lebih dalam peran kode etik dalam menjaga profesionalisme dan kredibilitas akuntan di tengah persaingan global.
Ketua IAI Wilayah Riau, Dr. M. Rasuli, SE, M.Si, Ak, CA, ACPA, dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan dalam dunia akuntansi semakin kompleks, terutama dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang terus berubah. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam menjalankan tugas profesinya.
Pada sesi berikutnya, kuliah umum dilanjutkan dengan tema Manajemen Strategi, yang disampaikan oleh Tedy Marco, President Director Retail Connection Indonesia.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa strategi bisnis yang sukses tidak hanya ditentukan oleh visi jangka panjang, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Tedy Marco menekankan bahwa di era digitalisasi, pelaku usaha harus memanfaatkan teknologi, data analitik, dan inovasi bisnis agar tetap relevan dalam persaingan global.
Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang visioner, agility dalam pengambilan keputusan, serta strategi diferensiasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
Ketua panitia, Nur Azlina, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CGAA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia menekankan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya FEB UNRI dalam membekali mahasiswa dengan wawasan etika dan strategi bisnis yang kuat sebelum mereka terjun ke dunia kerja.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi. Selain itu, peserta yang hadir juga mendapatkan 3 SKP sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan. Dengan adanya kuliah umum ini, diharapkan seluruh peserta semakin memahami dan mampu menerapkan kode etik serta strategi bisnis yang adaptif dalam profesi mereka masing-masing.(fiz)










