Sepekan Hilang, Mahasiswa Ditemukan Tergantung di Pohon Akasia

Pekanbaru Rabu, 28 Mei 2025 - 07:17 WIB
Sepekan Hilang, Mahasiswa Ditemukan Tergantung di Pohon Akasia

ilustrasi (klikdokter)

Riau Analisa.com-PEKANBARU-Setelah sempat menghilang selama satu pekan, seorang mahasiswa ditemukan tewas tergantung di pohon akasia. Warga Desa Pandau Jaya jadi heboh dengan penemuan mayat tergantung di pohon akasia di area perkebunan sawit di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa siang (27/5/2025).

Kapolres Kampar AKBP Mihardi Mirwan melalui Kapolsek Siak Hulu AKP Hendra Setiawan membenarkan penemuan mayat oleh warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu.

"Setelah diselidiki ternyata mayat ditemukan warga tersebut bernama Arif Rahman Hakim (19), seorang mahasiswa beralamat di Pesona Alam Pandau Sakura I Nomor 7 Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar," jelas Kapolsek.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Usuf Purba yang tengah menyemprot kebun sawit di lahan miliknya. Saksi mencium aroma bau, kemudian memanggil saksi Sormawati Damanik. Kemudian mereka berdua berjalan menuju sumber aroma bau dan menemukan sosok mayat yang sudah tergantung tali.

"Mengetahui keberadaan mayat tersebut kedua saksi memanggil warga sekitar kemudian warga berkumpul di sekitar lokasi," jelas Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, kemudian saksi dan warga mendatangi sumber bau, dan melihat jenazah laki-laki berbaju hitam tergantung tali di leher pada sebuah pohon akasia dalam kondisi sudah melepuh pada beberapa bagian.

"Berdasarkan informasi warga Pandau yang menghubungi piket Polsek Siak Hulu meminta untuk mendatangi TKP memastikan kebenaran dan guna dilakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara," jelas Kapolsek.

Kapolsek Siak Hulu AKP Hendra Setiawan memerintahkan Kanit Reskrim AKP Jonera Putra mendatangi TKP dan berkomunikasi dengan pihak keluarga terkait penanganan, sejumlah saksi, serta warga, aparat RT desa setempat sekaligus menghubungi petugas ambulans.

"Pukul 17.00 WIB, jenazah dievakuasi menggunakan Kbm Ambulance Desa dan dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum serta dimandikan," jelas Kapolsek.

Kapolsek menegaskan, dugaan awal disebabkan oleh bunuh diri dangan cara menggantung diri dengan tali di sebatang pohon akasia.

"Terkait kondisi jenazah yang ditemukan diperkirakan sudah berjalan satu pekan meninggal dunia, dikarenakan pada Selasa 20 Mei 2025 pihak keluarga membuat laporan orang hilang di Polsek Siak Hulu," jelas Kapolsek.

Kapolsek mejelaskan, menurut keterangan dari pihak keluarga, almarhum sering murung, dikarenakan masalah hubungan pertemanan kampus dan percintaan.

"Keterangan tante korban Santi, almarhum sudah tiga pekan tidak kuliah dan merupakan pribadi tertutup serta pendiam," jelas Kapolsek.

Keterangan sahabat almarhum Zaki, selama tiga bulan terakhir almarhum terdapat dalam kondisi murung, dan mengalami masalah percintaan di kampus serta diketahui sering browsing mengenai perilaku bunuh diri.(abd)




Duka cita pemkab rohul

Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.