Tangani Sampah, DLHK Kumpulkan Seluruh LPS
Seluruh LPS dikumpulkan satukan persepsi soal penanganan sampah di Kota Pekanbaru. ((DLHK PEKANBARU))
Riau Analisa.com-PEKANBARU-Penanganan sampah di Kota Pekanbaru kedepan akan diurus oleh Lembaga Pengelola Sampah (LPS). Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengumpulkan seluruh LPS se-Kota Pekanbaru. Mereka dipertemukan untuk membahas persoalan penanganan pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru sekaligus satukan persepsi.
Adapun pertemuan dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ingot Ahmad Hutasuhut dan Sekretaris DLHK Reza Fahlevi.
"Kami sengaja kumpulkan ketua LPS, karena ingin membuat satu persepsi bersama dalam hal pengangkutan sampah yang ada di kelurahan, kecamatan, maupun di jalan-jalan protokol," ujar Plt Kadis DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra, Rabu (2/7/2025).
Pertemuan berlangsung di aula lantai 3 Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.
"Kemudian juga ada disinggung terkait iuran kebersihan. Pada intinya, iuran itu adalah hal yang harus disepakati bersama," sambungnya.
Sampah di jalan-jalan lingkungan dan pemukiman, pengangkutan diserahkan ke LPS kelurahan. Untuk pengangkutan sampah di jalan protokol, terang Reza, sesuai revisi Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru tentang pengelolaan sampah, sudah ditetapkan titik-titik yang menjadi kewenangan DLHK Pekanbaru dan LPS. Reza berharap keberadaan LPS bisa didukung penuh semua pihak.
"Jadi dengan adanya LPS ini tentu menjadi salah satu solusi dalam hal pengangkutan sampah dan itu bisa terkendali," sebutnya. Dirinya optimis persoalan pengangkutan sampah di Kota Bertuah bisa berjalan optimal. "Kami optimis dengan kolaborasi DLHK Pekanbaru dan LPS, persoalan sampah yang ada di masyarakat, badan usaha, maupun di jalan-jalan protokol, bisa tuntas," sebutnya.
Selanjutnya, DLHK Pekanbaru bisa fokus dalam pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar.
"Harapan kami dalam waktu satu dua bulan ini sudah clear, masalah pengangkutan, sehingga pemko melalui DLHK bisa fokus di pengelolaan sampah yang ada di TPA," tutupnya.(win)










