Jaksa Geledah Kantor DPRD Pekanbaru

Pekanbaru Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:20 WIB
Jaksa Geledah Kantor DPRD Pekanbaru

Tim jaksa penyidik saat memeriksa dokumen di Sekretariat DPRD Pekanbaru, Jumat (12/12/2025). (klikmx)

Riau Analisa.com- PEKANBARU - Kantor DPRD Kota Pekanbaru digeledah oleh tim jaksa penyidik pada Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari setempat, Jumat (12/12/2025). Penggeledahan itu terkait dengan dugaan korupsi yang terjadi di Sekretariat DPRD Pekanbaru.

Penggeledahan tersebut berlangsung dari pukul 13.30 WIB hingga sore menjelang maghrib. Dalam penggeledahan itu, sejumlah ruangan di Sekretariat DPRD tersebut menjadi sasaran tim jaksa penyidik Seksi Pidsus yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pidsus Niky Junismero. Kegiatan berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel TNI.

Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Silpia Rosalina melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Intelijen Adhi Thya Febricar, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia menyebut, langkah itu dilakukan sehubungan dengan perkara yang telah masuk tahap penyidikan.

"Iya, benar," ujar Adhi kepada wartawan Jumat malam. Meski demikian, Adhi belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai perkara yang diusut. Ia mengatakan tim masih bekerja untuk melengkapi alat bukti.  Saat penggeledahan, penyidik dikabarkan menyita sejumlah barang bukti berupa tiga boks dokumen dan beberapa perangkat elektronik. Ketika dikonfirmasi hal ini, Adhi tidak menampiknya.

"Tim masih bekerja, tunggu saja," singkat Adhi, yang juga menjabat sebagai Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Pekanbaru.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa perkara tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD Pekanbaru Tahun Anggaran (TA) 2024. Pengusutan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. 

Saat masih dalam tahap penyelidikan, sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk Sekretaris DPRD Pekanbaru Hambali Nanda Manurung. Hambali memenuhi panggilan penyidik pada Selasa (7/10/2025). Ia tiba di kantor Kejari sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung menuju ruang pemeriksaan.

Sekitar dua jam kemudian, pukul 13.00 WIB, ia keluar mengenakan baju putih dan celana hitam. Saat ditanya awak media, Hambali memilih diam dan segera menuju mobilnya. Setelah penyidik menemukan adanya dugaan peristiwa pidana, status perkara ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam tahap ini, tim kembali mengumpulkan alat bukti dan memeriksa saksi-saksi sebagai langkah menuju penetapan tersangka.

Informasi lain menyebutkan bahwa, penyidikan tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan pada Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) serta anggaran makan dan minum di Sekretariat DPRD Pekanbaru.(win)




Mutiara Merdeka Wedding Package Daisy
Mutiara Merdeka Wedding Package Calendula
Mutiara Merdeka Wedding Package Garden
Mutiara Spesial Deal

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.